A session of Model United Nations, when delegates raise their placards. (Chosun Education/Best Delegate)

SIMUN 4: Melakukan Riset

Tulisan ini merupakan tulisan keempat dari Seri Model United Nations, yaitu serangkaian artikel mengenal kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang kini sedang populer di kalangan akademik muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa. Tulisan ini disediakan secara cuma-cuma demi diseminasi ilmu pengetahuan. Jika Anda hendak mengutip sebagian dari tulisan ini, mohon melakukannya dengan kaidah akademik yang berlaku.

Salah satu pekerjaan terpenting dalam mempersiapkan diri untuk berpartisipasi sebagai delegasi pada suatu Model United Nations adalah melakukan riset. Riset untuk Model United Nations bukan jenis riset yang sederhana, karena membutuhkan riset terhadap banyak sekali bidang, meliputi sejumlah isu, serta harus dilakukan secara mendetil untuk meraih tujuan partisipasi dalam Model United Nations, yaitu untuk sebaik-baiknya merepresentasikan negara anggota PBB tersebut.

Bab ini akan menjelaskan kiat-kiat bagi anggota delegasi untuk melakukan riset menjelang berpartisipasi dalam Model United Nations. Tentu saja petunjuk dalam bab ini bukanlah petunjuk baku, banyak sumber-sumber dan cara-cara di luar yang dituliskan dalam buku ini bisa membantu delegasi dalam persiapannya.

Meriset soal Perserikatan Bangsa-bangsa

Untuk berpastisipasi dalam Model United Nations, pengetahuan luas soal Perserikatan Bangsa-bangsa adalah suatu kewajiban. Meskipun ketika pada pelaksanaannya nanti delegasi akan lebih banyak dipusingkan soal politik isu, meriset lebih dalam soal Perserikatan Bangsa-bangsa turut membantu, terutama ketika menghubungkan apa saja yang telah PBB perbuat di masa lalu, dan juga apa yang akan dilakukan para delegasi untuk menjawab isu yang sedang dibicarakan dalam sesi komite ini.

Bagi Anda yang lebih mudah mencari secara online, situs resmi PBB akan sangat membantu, menimbang situs ini memiliki seluruh informasi mengenai PBB. Situs yang terkait adalah publikasi tahunan PBB, yaitu UN Yearbook, yang turut dapat ditemui secara online. Publikasi ini menjadi esensial karena mencantumkan seluruh proses jalannya persidangan, isu, dan produk resolusi yang dikeluarkan setiap tahunnya.

Terkait dengan itu, PBB juga mengeluarkan sebuah buku resmi yang menjelaskan secara ringkas dan komperhesif mengenai PBB, yaitu Basic Facts About the United Nations, yang diterbitkan dalam bahasa Inggris. Buku ini memuat seluruh fakta mengenai PBB, mulai dari sejarah, organ-organ PBB, sejumlah isu penting yang dibicarakan di PBB, dan banyak informasi lainnya.

Ketika Anda dapat meriset soal PBB dengan baik, Anda siap melanjutkan risetnya ke tahap berikut. Berikutnya, riset akan dibagi dalam tiga kelompok besar: riset negara anggota/delegasi, riset komisi, dan riset isu.

Halaman utama situs resmi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)
Halaman utama situs resmi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)

Mengunjungi Perwakilan PBB

 Mengunjungi Perwakilan PBB di negara Anda juga akan menjadi cara yang baik untuk lebih jauh mengenal PBB, bahkan Anda juga dapat mencari informasi yang menghubungkan isu yang Anda riset dengan PBB. Sangat umum di banyak negara PBB menyediakan Pusat Informasi PBB (United Nations Information Centre), yang menyediakan kantor informasi dan perpustakaan. Mereka dengan sangat senang hati akan membantu Anda untuk riset Anda!

Halaman utama situs Pusat Informasi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNIC) Jakarta, di mana terdapat berbagai informasi dan berita dari PBB yang diterjemahkan dalam bahasa setempat.
Halaman utama situs Pusat Informasi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNIC) Jakarta, di mana terdapat berbagai informasi dan berita dari PBB yang diterjemahkan dalam bahasa setempat.

Riset negara anggota/delegasi

Tahap berikutnya adalah riset negara anggota/delegasi. Tahap ini akan jadi sedikit rumit, karena melibatkan sangat banyak hal. Untuk menjadi representasi negara anggota/delegasi yang baik, Anda harus betul-betul memahami seluk-beluk dan celah-celah yang ada di negara anggota/delegasi Anda, karena Anda dituntut untuk menjadi diplomat negara anggota/delegasi yang bersangkutan, dan konsistensi terhadap kebijakan negara Anda sangat diharapkan.

Untuk mengawalinya, Anda dapat meriset soal biografi, sejarah, dan data-data krusial mengenai negara anggota/delegasi yang Anda wakili. Salah satu sumber terbaiknya adalah publikasi dari Central Intelligence Agency (lembaga intelijen Amerika Serikat), yaitu CIA World Factbook, yang menyediakan data-data mendasar seperti data geografi, data ekonomi, data kependudukan, data pemerintahan, dan sebagainya.

Di bawah ini tersedia sebuah skema yang dapat memudahkan Anda untuk meriset mengenai negara anggota yang Anda wakili. Hal pertama yang ditemui dalam riset ini adalah sebuah negara. Tentukan terlebih dahulu apakan negara tersebut merupakan negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa atau bukan. Kini, praktis hampir semua negara merdeka dan berdaulat yang diakui secara diplomatik merupakan negara anggota PBB, dengan beberapa pengecualian (seperti Takhta Suci/Vatikan).

Skema riset negara untuk Model United Nations
Skema riset negara untuk Model United Nations

Berikutnya, riset dapat dibagi dalam sejumlah bagian:

  1. Informasi umum, yang mencakup nama resmi negara, ibu kota negara, benua dan kawasan, bahasa resmi, kependudukan (antara lain demonim/nama kebangsaan, suku bangsa, agama, dan seterusnya), mata uang yang digunakan, dan sejumlah informasi lainnya yang memberikan gambaran umum mengenai negara yang dimaksud;
  2. Politik dalam negeri, mencakup bentuk negara/pemerintahan (republik, monarki; presidensial, parlementer), kepala negara/pemerintahan (presiden, perdana menteri, raja/ratu/kaisar/sultan), badan-badan eksekutif, legislative, dan yudikatif, sejarah politik (kolonialisme), hubungan antara agama dan politik (apakah negara tersebut negara teokratik/sekuler/memiliki agama mayoritas dalam jumlah besar), serta nilai-nilai demokrasi dan kebebasan di negara tersebut;
  3. Politik luar negeri, yang secara garis besar membicarakan kebijakan negara tersebut terhadap suatu isu tertentu, mencakup landasan kebijakan/prinsip kebijakan luar negeri negara tersebut, partisipasi negara tersebut dalam organisasi regional/internasional, partisipasi dalam PBB (tanggal bergabung, kontribusi dalam organ-organ PBB dan program-program PBB), sekutu dan oposisi negara tersebut dalam politik internasional, partisipasi negara tersebut dalam perjanjian-perjanjian internasional, dan ada/tidaknya konflik antara negara tersebut dengan negara lain;
  4. Kondisi sosial ekonomi, mencakup pendefinisian negara tersebut menurut kondisi ekonominya (negara maju, berkembang, tidak berkembang), besarnya pendapatan domestik bruto (PDB/Gross Domestic Product) total dan per kapita, sumber-sumber pendapatan dan belanja utama, sumber daya alam, keberadaan utang luar negeri, komoditi ekspor/impor utama, negara rekanan dagang utama, serta partisipasi negara dalam blok/kerja sama ekonomi.
  5. Hal-hal lainnya, semisal partisipasi negara dalam pakta pertahanan, angka Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index, HDI), koefisien Gini (angka kesenjangan ekonomi), angka harapan hidup, produksi dan pemanfaatan energi dan sumber daya mineral, Angka Persepsi Korupsi (Corruption Perception Index), dan keberadaan konflik dan isu transnasional. 

Tentu saja, ada kalanya dalam sebuah konferensi Model United Nations anda tidak mewakili suatu negara anggota PBB, melainkan suatu organisasi (regional, internasional), bahkan seorang individu. Dalam salah satu Model United Nations yang pernah Saya ikuti, terdapat salah satu komisi bernama Third Party Actors, di mana para peserta mewakili sejumlah tokoh dunia semisal Jackie Chan dan Antonio Banderas! Tentu saja hal ini membutuhkan bentuk riset yang khusus.

Ketika anda merepresentasikan sebuah organisasi, riset anda mencakup jenis organisasi (misal: organisasi regional, internasional, lembaga swadaya masyarakat/non-governmental organization), bidang organisasi (misal: lingkungan, hak asasi manusia, ekonomi, sosial kebudayaan), dan partisipasi dari negara-negara dalam organisasi yang bersangkutan. Sementara, jika meriset mengenai individu, Anda wajib mengetahui latar belakang si individu. Membaca sekilas informasi mengenai individu yang bersangkutan belum tentu cukup, karena Anda harus memerankan tokoh tersebut secara baik. Membaca biografi lengkap tokoh tersebut akan sangat membantu. Dengan referensi yang ada, Anda harus bisa menarik benang merah antara tokoh tersebut dengan isu yang sedang dibicarakan di komisi tersebut.

Di beberapa halaman sebelumnya Anda telah melihat CIA World Factbook sebagai tumpuan awal riset anda mengenai negara anggota PBB. Hanya saja CIA World Factbook tidaklah cukup. Ada sejumlah sumber yang bisa Anda manfaatkan untuk meriset negara anggota yang akan anda wakili. Selain CIA World Factbook, anda dapat menggunakan informasi yang cukup lengkap yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (United States Department of State). Untuk mencari posisi negara tersebut sebagai anggota PBB, Anda dapat membuka salah satu bagian dari situs resmi PBB, yaitu daftar seluruh negara anggota PBB. Dari halaman ini Anda dapat membuka informasi spesifik mengenai partisipasi salah satu negara di PBB.

Banyak negara juga menyediakan situs-situs lembaga-lembaga pemerintah, yang akan sangat berguna bagi Anda untuk mendalami kebijakan spesifik negara tersebut. Sejumlah contoh situs-situs jenis ini:

Kementerian Luar Negeri Republik IndonesiaMinistry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia http://www.kemlu.go.id/
Departemen Luar Negeri Amerika SerikatUnited States Department of State http://www.state.gov/
Kementerian Dalam Negeri Republik IndiaMinistry of Home Affairs of the Republic of India http://www.mha.nic.in/
Perdana Menteri Britania RayaOffice of the Prime Minister of the United Kingdom http://www.number10.gov.uk/

Di samping melakukan riset secara online, Anda dapat menggunakan buku referensi di sekitar Anda. Referensi yang disarankan adalah referensi yang bersifat ensiklopedik, atau buku-buku yang secara spesifik membicarakan tentang salah satu negara. Dalam meriset mengenai negara anggota, Saya menambahkan sejumlah buku, semisal Worldmark Encyclopedia of Nations (enam jilid). 

Untuk riset Anda mengenai organisasi regional/internasional/NGO, sumber riset terbaik adalah dengan mengunjungi langsung situs masing-masing organisasi tersebut. Beberapa contoh di antaranya:

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) http://www.aseansec.org/
European Union (EU) http://europa.eu/
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) http://www.opec.org/
International Committee of the Red Cross (ICRC) http://www.icrc.org/

Untuk meriset mengenai individu, melakukan selancar di internet adalah cara yang baik. Bagaimanapun, membaca biografi si individu, dan berusaha memahami pemikiran, hidup, ideologi, dan gaya si individu adalah cara terbaik untuk bisa mereplikasi peran individu tersebut dalam Model United Nations yang akan Anda ikuti. Jika biografi tersebut tidak tersedia, sumber-sumber yang tersedia di media massa juga akan turut membantu Anda.

Bagaimana dengan Wikipedia? 

Di masa kini, Wikipedia ada seperti sebuah alat ajaib: sebuah ensiklopedia terbuka yang memiliki jutaan artikel, praktis hampir semua pengetahuan manusia, yang dikontribusikan oleh ribuan orang di seluruh dunia. Hanya saja, keterbukaan ini kemudian menjadi kekurangan utamanya di mata dunia akademik: kontributor ensiklopedia terbuka ini sangat mungkin kurang kredibilitasnya. Kebanyakan orang di bidang akademik akan menolak sumber-sumber dalam sebuah karya ilmiah yang diambil dari Wikipedia. Jika Anda ingin menggunakannya, gunakan ini sebagai alat pertama Anda untuk mendapatkan pengetahuan awal (initial knowledge) mengenai sesuatu, kemudian anda lanjutkan dengan mencari dari sejumlah sumber lain. Jika Anda perlu menggunakan untuk kegunaan ilmiah, Anda juga dapat melihat seluruh sumber yang terdaftar pada artikel tersebut.

Untuk meriset negara anggota/delegasi yang Anda wakili, Anda juga dapat mengunjungi Kedutaan Besar/Perwakilan Konsuler/Delegasi yang mewakili negara tersebut di negara Anda. Banyak Kedutaan dan Perwakilan ini akan dengan senang hati membantu Anda untuk meriset mengenai Model United Nations. Bukan hanya itu, Kedutaan dan Perwakilan ini akan menjadi sumber riset yang sangat penting dan resmi (authoritative) mengenai kebijakan negara/delegasi yang Anda wakili terkait dengan isu yang Anda bahas di Model United Nations.

Riset komisi

Hal kedua yang akan Anda riset adalah komite (committee, komisi) Anda, di mana Anda ditempatkan. Pada kebanyakan Model United Nations, setiap peserta diberikan penugasan negara/delegasi dan komisi (country and committee assignment). Untuk yang satu ini, riset akan dilakukan secara langsung, dengan merujuk kepada komisi apa Anda ditugaskan.

Kini, nama Model United Nations kini menjadi sebuah nama generik untuk simulasi diplomasi, bahkan ketika Model United Nations tersebut memiliki komisi-komisi yang bukan anggota Perserikatan Bangsa-bangsa. Sebagai contoh, dalam Harvard Model United Nations 2011, terdapat sejumlah komisi-komisi yang bukan anggota PBB, yang daftarnya dapat Anda lihat berikut ini:

Disarmament and International Security (DISEC) negara anggota PBB
Social, Cultural, and Humanitarian (SOCHUM) negara anggota PBB
Special, Political, and Decolonization (SPECPOL) negara anggota PBB
World Trade Organization (WTO) (ekonomi) anggota WTO
World Intellectual Property Organization (WIPO) negara anggota WIPO
World Health Organization (WHO) negara anggota WHO
Historical General Assembly (HGA, 1977) negara anggota pada tahun 1977
United Nations Development Programme (UNDP) negara anggota UNDP
United Nations Human Rights Council (UNHRC) negara anggota UNHRC
Special Session on Warfare (SSW) negara-negara tertentu
ASEAN Regional Forum (ARF) negara-negara anggota ASEAN+negara sahabat dalam ARF
Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) negara-negara anggota UNAIDS
World Conference on Women (WCW) negara-negara anggota WCW
Group of 20 (G-20) Barack Obama, Susilo Bambang Yudhoyono, dll. (kepala-kepala negara anggota G-20)
Organization of the Islamic Cooperation (OIC) negara-negara anggota OIC
Historical Security Council (HSC) negara-negara anggota UNSC pada peridoe tersebut
United Nations Security Council (UNSC) negara-negara anggota UNSC
Conseil d’Etat du Second Empire (1858) Achille Fould, Pierre Jules Baroche, Pierre Magne (anggota-anggota Konsil Negara Perancis pada tahun 1858)
Special Meeting of the Indian Cabinet on the Naxalite Insurgency Pranab Mukherjee, S. M. Krishna, P. Chidambaram (anggota-anggota Kabinet Republik India pada saat krisis Naxalite)
International Criminal Court (ICC) Silvia Fernández de Gurmendi, Elizabeth Odio Benito (para hakim-hakim Mahkamah Kriminal Internasional)
US-China High Level Summit Hillary Clinton, Timothy Geithner, Wang Qishan, Zhang Dejiang (para pihak-pihak dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Amerika Serikat-Republik Rakyat Cina)
European Union Economic and Financial Affairs Council  (EU EcoFin) George Osborne, Christine Lagarde, Wolfgang Schaeuble (menteri-menteri keuangan negara-negara Uni Eropa)
Third Party Actors (TPA): Non-Governmental Organization (NGOs) Amnesty International, World Economic Forum, Human Rights Watch (organisasi-organisasi non-pemerintah berskala internasional)
Third Party Actors (TPA): Press Corps Al Jazeera English, British Broadcasting Corporation (BBC) (lembaga-lembaga pers berskala internasional)
Third Party Actors (TPA): Goodwill Ambassadors Antonio Banderas, Jet Li (individu-individu yang menjadi duta program-program PBB)

Dari daftar di atas, Anda dapat melihat terdapat banyak lembaga-lembaga di luar PBB yang turut terepresentasikan di dalam Model United Nations tersebut. Anda patut meriset komisi yang anda wakili untuk mengenali karakteristik komisi tersebut, topik-topik perdebatan yang umum, serta negara-negara mana yang umumnya cukup kuat di dalam komisi tersebut. Untuk sejumlah komisi, Anda dapat mengawali riset anda dari situs resminya, misalnya:

Disarmament and International Security (DISEC) http://www.un.org/en/ga/first/index.shtml
World Trade Organization (WTO) http://www.wto.org/
Organization of the Islamic Cooperation (OIC) http://www.oic-oci.org/
International Criminal Court (ICC) http://www.icc-cpi.int/Menus/ICC
Third Party Actors (TPA) Amnesty International http://www.amnesty.org/
Human Rights Watch http://www.hrw.org/
British Broadcasting Corporation (BBC) http://www.bbc.co.uk/

Riset isu/agenda

Riset terakhir yang cukup penting adalah meriset isu/agenda yang akan Anda bawakan selama di Model United Nations. Sejumlah komisi bisa memiliki hanya 1 agenda, bisa juga memiliki 2 agenda. Jika Anda menghadapi dua agenda, maka sudah menjadi kewajiban bagi Anda untuk meriset keduanya.

Alat utama bagi Anda untuk meriset isu/agenda adalah sebuah dokumen bernama study guide yang umumnya diberikan beberapa waktu sebelum Model United Nations dimulai. Study guide adalah sebuah buku kecil, kemungkinan setebal 20-30 halaman, berisi penjelasan singkat mengenai semua agenda yang akan dibicarakan selama Model United Nations yang Anda ikuti. Sebuah study guide yang baik umumnya mengandung latar belakang komisi Anda, dan penjelasan yang cukup komperhensif mengenai agenda (-agenda) yang akan Anda bawakan.

Anda dapat menggunakan study guide Anda sebagai permulaan dari riset Anda mengenai isu/agenda ini. Setelah membaca study guide anda dengan baik, Anda dapat melanjutkan riset Anda ke sumber-sumber lain. Sejumlah study guide umumnya mencatatkan sumber-sumber berguna lain. Ketika melakukan riset ini, menggunakan media massa sebagai sumber Anda akan jadi pilihan yang sangat baik.

Meriset isu/agenda akan menjadi menarik ketika Anda harus menghubungkannya dengan tiga poin riset yang telah dibicarakan sebelumnya, yang akan menjadi sangat krusial dalam partisipasi anda di Model United Nations:

Agenda:

_____________________________________________

Negara/Delegasi yang Anda wakili: ______________________

Bagaimana pandangan negara Anda mengenai isu ini? __________________________________________________
Bagaimana kebijakan negara Anda mengenai isu ini? (hukum, undang-undang, dst.) __________________________________________________
Apa yang negara Anda katakan mengenai isu ini dalam forum-forum PBB sebelumnya? __________________________________________________
Apa yang negara Anda katakan mengenai isu ini dalam forum-forum regional/multilateral/internasional sebelumnya? __________________________________________________
Adakah perjanjian internasional/hukum internasional yang telah mengatur isu/agenda ini sebelumnya? __________________________________________________

Membuat hubungan-hubungan ini dengan baik akan menjadi kunci Anda dalam melakukan partisipasi yang baik dalam Model United Nations, karena Anda diharapkan untuk seutuhnya memerankan peran diplomat dari negara/delegasi yang Anda wakili, sehingga pemahaman yang baik dan mendalam menjadi mutlak perlu.

Media Massa

Terdapat sejumlah media cetak dan elektronik yang dapat Anda gunakan untuk meriset hal-hal di atas. Umumnya, media massa yang Anda gunakan haruslah media massa berskala internasional. Berikut adalah sejumlah contohnya:

British Broadcasting Corporation (BBC, http://www.bbc.co.uk/)

Cable News Network (CNN, http://www.cnn.com/)

Al Jazeera International (AJE, http://www.aljazeera.com/)

The Economist (http://www.economist.com/)

Foreign Policy (http://www.foreignpolicy.com/)

Sejumlah dokumen yang harus Anda baca

Apapun negara atau komisi yang Anda representasikan di sebuah Model United Nations, terdapat sejumlah dokumen yang sangat wajib Anda baca, di antaranya:

  • Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Charter, 1945)
  • Statuta Mahkamah Internasional (Statute of the International Court of Justice, 1945)
  • Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights, 1948)
  • ‘Undang-undang Hak Asasi Manusia Internasional’ (International Bill of Rights), yang terdiri dari, selain Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, yaitu Kovenan Internasional untuk Hak-hak Sipil dan Politik (International Covenant of Civil and Political Rights, 1966) dan Kovenan Internasional untuk Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights, 1966)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s