Categories
Bahasa Indonesia Model United Nations Tanya Kak Matt

Tanya Kak Matt: Hanya yang Berpengalaman yang Bisa…

Kak Matt, saya harus seberpengalaman apakah untuk bisa menang di MUN luar negeri? Apa cuma yang berpengalaman yang bisa menang?

Pertanyaan ini cukup menarik karena pertama-tama, pertanyaan ini mengandung pengakuan bahwa MUN adalah sebuah aktivitas kompetitif—meskipun pada awalnya, MUN adalah sebuah kegiatan pendidikan. Dengan sifat kompetitifnya sekarang, memang ada pergeseran motif kenapa seseorang mau ikut MUN. Tentu kurang tepat kalau bilang bahwa seseorang ikut MUN hanya ‘untuk belajar dan mencari pengalaman’. Cilaka betul!

Dengan mengingat sifat kompetitif MUN, tentu ada anggapan bahwa seseorang baru bisa menang kalau sudah ikut beberapa MUN—sudah berpengalaman, sudah makan asam garam dunia MUN. Meski begitu, biar saya tegaskan dari awal: Pengalaman tidak menentukan. Memang, pengalaman akan sangat membantu—seorang anggota delegasi yang sudah menjadi serial winner akan mendapati menang ‘lebih mudah’. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan seseorang yang merupakan first timer dalam dunia MUN bisa menang langsung di konferensi pertamanya.

Kuncinya sebetulnya ada di proses pelatihannya. Jika proses pelatihan hanya ditekankan pada ‘bagaimana cara menang’, justru kemungkinan si peserta akan mengalami kesulitan. Sebaliknya, pelatihannya justru harus berfokus pada mengembangkan berbagai kecakapan dasarnya dulu, seperti adiwicara (public speaking), penulisan akademik, negosiasi, dan sebagainya. Dengan membangun fondasi yang kuat melalui pelatihan yang menekankan pada kecakapan, seorang peserta dapat berpartisipasi secara lebih produktif, dan harapannya, bisa memenangkan gelar di MUN yang diikutinya.

Pengalaman ini saya lihat sendiri melalui sejumlah murid yang saya ajar untuk beberapa konferensi MUN internasional. Dengan menggunakan model pelatihan yang menekankan pada kecakapan dasar tersebut, seseorang yang belum pernah mendengar istilah Model United Nations dan tidak pernah tahu binatang apa ini rupanya bisa memenangkan penghargaan delegasi terbaik sepulangnya dari konferensi. Seberapa terkejutnyapun dengan kemenangan tersebut, kalau ditelisik ke belakang, teman-teman akan mendapati bahwa para pemenang ini berlatih dengan benar—dari dasar, bukan dari cara menang—dan selalu fleksibel untuk mengganti strateginya di tengah jalan saat menghadapi kondisi yang kurang menguntungkan.

Serta harus teguh kokoh berlapis baja.

Tidak perlu diungkapkan secara spesifik bagaimana MUN selama beberapa hari bisa ‘menghabisi’ mental Anda—seolah-olah seluruh isi kepala lumer mengalir ke selokan. Melelahkan bukan main. Di sini juga terletak kunci kemenangan seorang delegasi. Delegasi yang kuat, tidak panik, dan berani untuk berganti strategi saat menghadapi tekanan yang menghambatnya, akan lebih mudah untuk tampil baik dalam konferensi. Sebaliknya, delegasi yang lelah setelah dua atau tiga sesi akan menghadapi dirinya sulit ‘melenting balik’ di sesi-sesi berikutnya, karena sudah terlanjur tenggelam.

Jadi, ingat simpulannya: Biarpun pengalaman membantu seseorang untuk bisa memenangkan gelar, pengalaman bukanlah segalanya. Seseorang yang baru menghadapi MUN pertama dalam hidupnya pun bisa memenangkan gelar delegasi terbaik, asalkan:

  • Ia dilatih dalam konsep pelatihan yang benar, yaitu menekankan pada kecakapan dasar dan bukan bagaimana cara untuk menang;
  • Fleksibel untuk menyesuaikan strategi di tengah-tengah konferensi; dan
  • Teguh kokoh berlapis baja, sadar akan betapa melelahkannya MUN, dan tetap bisa berdiri tegak sampai konferensi berakhir.

Demikianlah, semoga menjawab!

Tentang seri Tanya Kak Matt
Seri Tanya Kak Matt dimaksudkan untuk teman-teman yang berpartisipasi dalam Persidangan Semu Perserikatan Bangsa-bangsa (dikenal pula dengan istilah Model United Nations atau MUN). Saya menggunakan seri ini untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang sangat sering diajukan oleh teman-teman yang saya ajar dalam persiapannya untuk berpartisipasi di sejumlah MUN di Indonesia dan mancanegara, serta juga untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepada saya secara langsung. Saya mencoba menyederhanakan dan mendistilasi sejumlah informasi praktis mengenai MUN untuk menjawab dan menerangkan isu-isu yang mungkin menimbulkan keraguan, atau membuat khawatir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s