Categories
Rupa-rupa

Lulus Sekolah COVID-19

Setelah lebih dari dua tahun ekstra hati-hati, dengan sejumlah kejadian ‘nyaris’, akhirnya yang dihindari datang juga.

Saya dan istri secara bersamaan terinfeksi COVID-19, dan kami berhasil pulih bersamaan pula.

Saya tidak lagi tertarik mengetahui tertular dari siapa. Saya bersyukur karena Tuhan begitu baik: setelah orang tua kami sempat terpapar beberapa bulan lalu, kami diberi kesempatan untuk ‘berhenti’ dari keseharian kami oleh karena penyakit paling ‘trendi’ dalam dua tahun belakangan.

Memang tiga kali vaksinasi tidak menjadi jaminan. Kami sendiri merasakan sejumlah gejala. Hanya saya juga bersyukur karena kami sempat tiga kali divaksin tersebut: meski kami mengalami gejala yang sangat tidak nyaman, rasanya kami bisa saja mengalami gejala yang jauh lebih serius tanpa vaksinasi yang memadai.

Apa yang bisa dipelajari dari pengalaman ini?

Categories
Bahasa Indonesia Rupa-rupa

Mengejar Perubahan

Hari ini adalah hari perubahan, karena hari ini adalah hari terakhir saya bekerja di perusahaan saya kini.

Setelah tepat 73 bulan, saya melihat sudah waktunya ada perubahan. Memang lucunya, tidak ada yang percaya ketika saya menyebutkan saya belum ada pekerjaan baru. Sengaja—saya ingin mengambil beberapa minggu untuk beristirahat, melakukan beberapa hobi, dan aktivitas lain yang bukan rutin delapan jam kerja.

Perubahan memang dibutuhkan. Seperti kata orang tempo dulu, “Satu hal yang pasti adalah perubahan” (the only constant thing is change). Tanpa perubahan, semua orang akan tertinggal dalam stagnasi dan mungkin saja berdiam tetap dalam sesuatu yang monoton.

Ini bukan sekedar ikut arus great resignation. Prioritas orang juga mengalami perubahan besar, khususnya dalam masa pandemi ini. Yang perlu dilihat bukan soal pengunduran diri ribuan orang di masa-masa ini. Melainkan, bagaimana seseorang melihat perubahan makna pekerjaan, perubahan prioritas bagi keluarga, perubahan fokus pada menyeimbangkan hidup dan pekerjaan (work-life balance).

Untuk pembaca yang sedang merenungkan perubahan, saya hanya bisa menyampaikan, tetapkan hati, renungkan, dan lakukan. Apabila Anda bertanya-tanya apakah ini keputusan yang benar, saya ingin mengutip Steve Jobs, “Kita baru bisa melihat hubungannya dengan melihat ke belakang,” yang artinya, kita baru akan bisa mengetahuinya di masa yang akan datang. Memang merencanakan untuk masa depan tetap harus, di sisi lain, hidup untuk sekarang juga penting.

Mengejar, dan bahkan merayakan, perubahan, memang perlu.

Categories
Rupa-rupa

Menyapa Kembali Almamater

Saya selalu senang apabila mendapat kesempatan untuk berbicara kepada banyak orang dalam diskusi atau gelar wicara. Begitu pula kesempatan untuk menyapa kembali teman-teman, para dosen, serta mahasiswa baru pada almamater saya, Universitas Pelita Harapan. Persis inilah yang terjadi siang hari tadi, saat saya diundang untuk memberi alumni talk kepada para mahasiswa baru program studi Hubungan Internasional di universitas saya tersebut,

Tentu saja sayang sekali, waktunya begitu sedikit, meski banyak sekali yang bisa menjadi bahan obrolan. Dalam diskusi singkat ini, saya bersama dengan dosen program studi Elyzabeth Nasution dan teman saya Joey Gildas berbincang santai mengenai kehidupan selama kuliah, mengapa memilih program studi Hubungan Internasional, apa yang dilakukan setelah lulus kuliah, dan pesan untuk para mahasiswa baru.

Mudah-mudahan kami bertiga telah memberikan inspirasi dan semangat kepada mereka yang akan memulai babak baru dalam hidupnya dan akan segera menjelajahi sebuah dunia yang sangat menarik.