Categories
International Relations National and International Law

List of Select International Conventions, Treaties, Charters, and Declarations

For those of you who are preparing to participate in Model United Nations, I am giving right now a list of select international conventions, treaties, charters, and declarations. They will be very useful for you when you are looking to write your draft resolutions, to find those sources of international law that you need to write on the preambular clauses, and to gain some inspiration on what solutions can be proposed.

Categories
Uncategorized

SIMUN 7: Para Pemimpin Sidang

Tulisan ini merupakan tulisan ketujuh dari Seri Model United Nations, yaitu serangkaian artikel mengenal kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang kini sedang populer di kalangan akademik muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa. Tulisan ini disediakan secara cuma-cuma demi diseminasi ilmu pengetahuan. Jika Anda hendak mengutip sebagian dari tulisan ini, mohon melakukannya dengan kaidah akademik yang berlaku.

Categories
Model United Nations

SIMUN 6: Position Paper

Tulisan ini merupakan tulisan keenam dari Seri Model United Nations, yaitu serangkaian artikel mengenal kegiatan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang kini sedang populer di kalangan akademik muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa. Tulisan ini disediakan secara cuma-cuma demi diseminasi ilmu pengetahuan. Jika Anda hendak mengutip sebagian dari tulisan ini, mohon melakukannya dengan kaidah akademik yang berlaku.

Categories
Uncategorized

MUN 101: Quorum

Dalam konferensi MUN, quorum adalah suatu jumlah minimum yang harus dipenuhi bagi sesi sidang yang bersangkutan untuk memulai debat substantif/proses voting. Besarnya quorum mungkin berbeda-beda antar konferensi. Untuk contoh, WorldMUN menetapkan bahwa quorum untuk memulai debat substantif adalah 1/4 dari delegasi (negara-negara diwakilkan), untuk proses voting adalah 1/2. Jika quorum tidak bisa dipenuhi, maka proses yang bersangkutan tidak bisa dimulai.

Pada komite di mana satu delegasi diwakili oleh lebih dari 1 orang, dan anggota delegasi diijinkan untuk meninggalkan ruangan untuk melakukan lobi, kehadiran salah satu dari anggota delegasi tersebut sudah cukup untuk mengetahui quorum.

During MUN conferences, quorum is a minimum number of delegations (not delegates) ought to be fulfilled at a certain session to begin substantive debate or voting procedures. The quorum number may differ for each conferences. For example, WorldMUN determines that quorum for starting a substantive debate is 1/4 of the delegations, for voting procedures is 1/2. If the quorum cannot be fulfilled, the said process may not be started.

For the committee that are multi-delegates for each delegation, and when the delegates are allowed to leave the room for lobbying, the presence of at least one of the delegates from each delegation is adequate to count the quorum.

Categories
Uncategorized

MUN 101: Phrases

Kali ini, MUN 101 akan memberikan sejumlah frasa yang paling umum diucapkan selama konferensi MUN, yang pada umumnya dipakai di manapun konferensi MUN itu diadakan.

These are some of the commonly used phrases during MUN conferences, usually universally used wherever the conference is held.

“Decorum, delegates!”, or “Order! Order, delegates!”

Decorum merupakan bahasa Latin yang berarti sopan santun. Ketika chair mengetukkan gavel (palu sidang) dan mengatakan “Decorum”, berarti seluruh delegasi diharapkan dapat menjaga sopan santun dan ketertiban jalannya sidang. Hal yang sama ketika chair mengatakan “Order”.

Decorum is a Latin word meaning manners. When the chair knocks the gavel and says “Decorum”, it means that all delegates has to keep the manners and order of the session. It’s the same when the chair says “Order”.

“All those in favor?” often followed by “… please raise your placards.”

Kalimat ini diucapkan saat chair melakukan proses voting. Pada umumnya chair akan menggunakan pola kalimat demikian:

“We are going to vote on … . All those in favor (please raise your placards).”

Hal ini meminta delegasi untuk mengangkat placard mereka ketika mereka menyatakan setuju terhadap mosi yang dimaksud.

This phrase is used when the chair is to conduct a voting process. Commonly the chair will use this pattern of sentence:

“We are going to vote on … . All those in favor (please raise your placards).”

It requests the delegates to raise their placards when they are agree on certain motion being voted.

“Is there any motions on the floor?”

Hal ini diucapkan oleh chair ketika kesempatan untuk mengusulkan mosi telah dibuka. Jawaban yang diharapkan adalah mosi dari delegasi, misal:

“Is there any motions on the floor?”

“The Delegates of India would like to propose a moderated caucus for 10 minutes with 1 minute speaking time to discuss the presence of UN Peacekeeping force in Lebanon.”

“The motion is in order. Any other motions on the floor?”

Ketika chair mengatakan mosi tersebut bisa diajukan, chair biasanya akan mengatakan “the motion is in order.” Jika tidak, chair akan mengatakan “the motion is not in order”, atau seringkali menggunakan kata “I have to rule this dilatory.”

This phrase is used by the chair when the delegates are allowed to propose any motions. The expected response is on the form of motions from the Delegates, for example:

“Is there any motions on the floor?”

“The Delegates of India would like to propose a moderated caucus for 10 minutes with 1 minute speaking time to discuss the presence of UN Peacekeeping force in Lebanon.”

“The motion is in order. Any other motions on the floor?”

When the chair agrees that the motion may be proposed, the chair usually will say “the motion is in order”. If not, the chair will say “the motion is not in order”, or often use the phrase “I have to rule this dilatory.”


Categories
Uncategorized

MUN 101: Placards

Apa itu placard? Placard merupakan salah satu alat konferensi paling penting dalam Model United Nations (MUN). Pada umumnya, per delegasi dalam suatu komisi akan mendapatkan 1 placard (umumnya berbentuk kertas bertuliskan nama negara dalam Bahasa Inggris). Placard berguna sebagai alat identifikasi delegasi.

Tindakan dengan placard: delegasi mengangkat placard miliknya untuk menentukan pilihan, antara lain saat absensi (roll call), atau saat proses voting (yes/no/abstain).

Perlakuan terhadap placard: placard harus diperlakukan dengan baik selama MUN, tidak dicoret-coret atau dirusak. Rusak/hilangnya placard bisa berakibat dilarang ikut dalam sesi konferensi.

What are placards? Placard is one of the most important thing in Model United Nations conferences. One delegation at a certain committee will usually get one placard, commonly in the form of a card, printed with the name of the country in English. It is useful as identification tool.

Delegates usually raise their placards for a roll call and to cast their vote during voting (yes/no/abstain).

 

Placard should be handled with care. Do not write anything/give any marks on your placard. Losing/damaging your placard may cost you your participation in the session.

Categories
Uncategorized

Seminggu di WorldMUN

Saya telah mengakhiri suatu konferensi internasional 5 hari bernama “World Model United Nations Conference” (WMUN). WMUN yang diadakan 14-18 Maret 2011 ini diadakan di Singapura, melibatkan 2,255 mahasiswa dari 270+ institusi di 65+ negara. Indonesia memegang rekor tersendiri dengan mengirimkan jumlah delegasi terbesar, yaitu 200+ mahasiswa.

Sebagai oleh-oleh, saya akan menyertakan sejumlah tulisan mengenai Model United Nations secara berseri, mulai dari hal-hal yang sifatnya umum hingga sangat spesifik. Semoga berguna bagi anda yang mencari referensi untuk MUN.