Categories
Bahasa Indonesia Personal Notes

Best. LEGO. Ever.

Oke, siapa suka main LEGO?

LEGO boleh dibilang adalah salah satu mainan terbaik yang pernah diciptakan umat manusia. Bentuknya yang sederhana, bisa dimainkan semua orang lintas usia, dan karena bentuknya yang sederhana inilah, LEGO bisa dibentuk menjadi bentuk yang paling basic sampai bentuk yang paling kompleks. Mulai dari mobil-mobilan sampai bangunan yang rumit, LEGO bisa membuatnya.

Tiba-tiba, adalah sang istri yang memberikan satu set LEGO yang boleh dibilang, LEGO terbaik yang pernah ada. Ini dia.

Categories
Sports

(Agak) Kecewa Lagi

Dari mana saya harus mulai membahas kekecewaan soal pertandingan final Liga Europa tadi pagi? Setelah menyaksikan pertandingan yang sangat alot antara Villarreal melawan Manchester United, dan hanya tidur selama kira-kira 3 jam, yang ada hanya sedikit kekecewaan dan optimisme untuk musim 2021/2022.

Categories
Visual Design

Infografik Kompas

Dimuat di Harian KOMPAS edisi Minggu, 23 Mei 2021, halaman 16:

Harus diakui, di Indonesia, tidak ada media manapun yang bisa membuat infografik lebih cantik dan informatif daripada Harian KOMPAS. Saya teringat beberapa tahun lalu pernah mengikuti lokakarya pembuatan infografik yang diadakan Harian KOMPAS. Biarpun saya tidak menguasainya, saya bisa melihat besarnya perhatian dan daya yang dicurahkan dalam membuat masing-masing infografik untuk membuat pembaca terkesima—dan tidak berhenti di situ, tapi juga tercerahkan—dengan setiap karyanya.

Categories
Games

[Review] Animal Crossing: New Horizons: Sebuah Liburan Panjang

Ada kalanya, sebuah video game memaksa kita untuk berpikir ulang, tujuan akhir apa yang video game tersebut inginkan untuk kita capai? Tentu hampir semua video game punya mode cerita (story mode) yang punya ujung dan pangkal. Berbagai video game lain punya sistem level, sehingga pemain akan bergerak dalam sistem progression yang jelas.

Animal Crossing: New Horizons (selanjutnya saya singkat “ACNH“) menantang konsep tersebut.

Categories
Sports

United Digotong Amad

Pertandingan antara Manchester United dan Leicester City semalam terlihat seperti… bercanda. Dengan tim yang muda tapi menarik, United memang kalah 1-2, mengonfirmasi gelar Liga Inggris untuk si tetangga berisik City. Selain itu, kekalahan ini juga menghambat Liverpool untuk naik ke zona Liga Champions, sehingga menjadi sumber keramaian di jagat maya.

Biarpun United kalah, ada cuplikan masa depan United di tiga orang pemain muda—Amad Diallo, Anthony Elanga, dan Mason Greenwood. Terutama, ketika Amad mengontrol bola dengan mudahnya dan memberi assist kepada Greenwood saat mengimbangi Leicester City 1-1.

Amad adalah contoh manis masa depan United, yang dalam sejarahnya selalu percaya pada kemampuan pemain muda. Koneksi Amad-Greenwood ini rupanya juga menjadi rekor sendiri—goal-assist pertama yang melibatkan pasangan pemain di bawah 20 tahun sejak tahun 2006.

Categories
Games

Stadium di Video Game

Sudah sejak lama sebetulnya, EA mendapat ‘kecaman’ gara-gara menerbitkan game FIFA dengan seri Legacy Edition untuk Nintendo Switch. Alasannya, nama Legacy Edition adalah cara EA untuk ‘berkelit’ dari tidak memasukkan fitur-fitur baru ke dalam rilis terbaru game tersebut, seperti misalnya fitur VOLTA yang hilang dari FIFA 20.

Tapi ini bukan review untuk game FIFA. Melainkan, saya hanya ingin menunjukkan bahwa dengan Legacy Edition sekalipun, yang dijalankan di sebuah konsol yang dibilang ‘kurang bertenaga’ atau ‘grafisnya jelek’ (apalagi jika dibanding dengan konsol-konsol terbaru seperti PS5), FIFA masih menunjukkan stadium-stadium dengan visual yang lumayan apik, terlihat cukup nyata, dan menarik.