A movie, a director, a book

hereHow do you play in a story which is produced by a political strongman, willing to steal, kidnap, or even kill, for whatever goal is being chased? Continue reading “A movie, a director, a book”

Advertisements

Bagaimana Anda membungkus sebuah produk

Ada sedikitnya tiga cara bagi sebuah perusahaan untuk membungkus (package) produk yang dijualnya. Pertama, tidak perlu bungkus apa-apa, cukup barangnya saja. Kedua, ada bungkus biasa, standar, hanya untuk menjawab tujuan pragmatis demi penampilan luar dan perlindungan dasar. Ketiga, Anda membungkus produk untuk membangkitkan gelora konsumen dalam menggunakan produk Anda.

Mari belajar dari Apple. Continue reading “Bagaimana Anda membungkus sebuah produk”

Alangkah Indahnya Kalau Suara Dipadu!

Saya bergabung bersama sebuah paduan suara sebelas tahun yang lalu, di penghujung tahun 2006. Tepatnya, sebuah paduan suara sekolah menengah atas. Setelah itu, saya tetap aktif bersama paduan suara tersebut hampir 10 tahun lamanya, bahkan lama seusai saya lulus dari sekolah tersebut.

Beberapa hari ini, saya ikut merenung sejenak, apa sih hebatnya paduan suara? Lama berpikir sambil mendengarkan lagu-lagu paduan suara nan indah, saya menemukan beberapa titik terang.

Singkatnya, bersyukurlah Anda jika Anda bernyanyi. Continue reading “Alangkah Indahnya Kalau Suara Dipadu!”

Thoughts on “Origin”

As usual, I welcome Dan Brown’s new novel with joy. I’ve been reading his work since The Da Vinci Code (and the lovely prequel, Angels and Demons). This time is no different. Origin is Brown’s newest novel.

I purchased one for my Kindle, and I devoured the novel in 6 something hours—cover to cover.

The story was meant to tell us about the origin and destiny of our life. Out from the longstanding debate about the role of religion in human life, who is supposed to be rational, the main character Robert Langdon’s good friend—a scientist who perhaps tried to be a bit Musk and Jobs at the same time, thought that he has found the answer, that is, before he was murdered.

Then, Langdon, the claustrophobic, user of Mickey Mouse watch, symbologist professor of Harvard bound for a journey across Spain with who was the future queen of Spain. The journey was to find a 47-character password to open a presentation file.

Only, different from Brown’s other novels, this one fell flat on me.

Continue reading “Thoughts on “Origin””

Ratusan Gerbang di Fushimi Inari Taisha

Imaji mengenainya pasti muncul di benak kolektif kita semua, hanya saja Anda belum tentu tahu tempat apa ini sebetulnya. Deret tiang-tiang berwarna merah dan hitam yang tertembus semburat cahaya matahari, dipisahkan oleh jalan berbatu berwarna keibuan yang terlihat begitu cantik. Entah apa tempat tersebut memang benar-benar ada dalam dunia nyata, bukan? Kalau tidak salah, gambar ini juga muncul dalam salah satu film terbitan Hollywood, Memoirs of a Geisha, yang menyeret Anda kembali ke Jepang ratusan tahun yang lalu. Tempat apakah ini?

Bagi Anda yang punya teman yang hobi bepergian ke Jepang, hampir pasti tempat ini tak terluput dari foto-foto yang diambilnya, termasuk yang muncul dalam media sosialnya. Deret gerbang merah ini memang betul-betul ada, dan letaknya sedikit keluar dari kota Kyoto—kota yang memang dikenal karena warisan sejarah dan budayanya.

Nama tempat ini adalah Fushimi Inari Taisha. Continue reading “Ratusan Gerbang di Fushimi Inari Taisha”