Mengenal Mayoritas dalam MUN

Untuk unggul dalam suatu pemungutan suara, Anda perlu mendapat dukungan dari mayoritas (majority) anggota komite. Semakin banyak dukungan yang Anda dapatkan—semakin banyak ya dibanding tidak yang Anda dapat peroleh—semakin besar kemungkinan Anda untuk memenangkan pemungutan suara tersebut. Dalam sebuah konferensi MUN, terdapat sejumlah jenis mayoritas, beberapa di antaranya diakui dalam lembaga-lembaga di bawah PBB, dan terdapat pula jenis mayoritas yang berlaku spesifik pada lembaga tertentu lainnya.

Continue reading “Mengenal Mayoritas dalam MUN”

Hari-hari Setelah Divaksin

Di awal bulan Juni ini, terbuka kesempatan untuk ikut serta dalam program vaksin “2+1 di bawah 50 tahun,” yang artinya, seseorang yang ada di luar kelompok umur sasaran vaksinasi COVID-19 boleh menerima vaksin apabila membawa dua orang lain yang berusia 50 tahun. Kebetulan saja, ada persis dua orang yang bisa dibawa untuk ikut serta—jadi saya berpartisipasi pada satu hari Kamis di bulan Juni ini.

Selama ini sebetulnya saya berpikir, sepertinya banyak sekali orang yang mau untuk menerima vaksin COVID-19—apapun vaksinnya—hanya karena adanya target prioritas dan kelompok usia yang memang lebih rentan, bisa dipahami bahwa vaksinasi dilakukan kepada kelompok target ini. Betul saja, hanya beberapa menit setelah informasi soal dibukanya program “2+1” tersebut diumumkan, slot sudah habis!

Di sisi lain, saya sangat penasaran tentang satu hal: apakah saya akan mengalami kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI), atau semacam ‘efek samping’ dari vaksin seperti yang diberitahukan banyak orang? Lewat tulisan kali ini, saya ingin berbagi seperti apa pengalamannya.

Continue reading “Hari-hari Setelah Divaksin”

Infografik Kompas

Dimuat di Harian KOMPAS edisi Minggu, 23 Mei 2021, halaman 16:

Harus diakui, di Indonesia, tidak ada media manapun yang bisa membuat infografik lebih cantik dan informatif daripada Harian KOMPAS. Saya teringat beberapa tahun lalu pernah mengikuti lokakarya pembuatan infografik yang diadakan Harian KOMPAS. Biarpun saya tidak menguasainya, saya bisa melihat besarnya perhatian dan daya yang dicurahkan dalam membuat masing-masing infografik untuk membuat pembaca terkesima—dan tidak berhenti di situ, tapi juga tercerahkan—dengan setiap karyanya.